Wanita yang berpikir akan mampu mengubah padang pasir menjadi kebun yang indah.

Senin, 12 November 2012

Carcinogenesis


Carsinogenesis merupakan suatu proses terbentuknya kanker. Dimana proses tersebut dapat disebabkan oleh pertumbuhan abnormal dari suatu sel kemudian sel tersebut berproliferasi. Sel-sel hasil proliferasi tersebut memiliki kemampuan untuk menyerang jaringan-jaringan disekitarnya. Pada awalnya kanker terjadi karena adanya mutasi pada gen. Ketika terjadi akumulasi sel yang gen-nya telah mengalami mutasi, maka kejadian tersebut akan berkembang menjadi kanker. Mutasi tersebut dapat disebabkan atau merupakan hasil replikasi dari DNA yang tidak sempurna dan atau kerusakan DNA akibat karsinogen, baik yang berasal dari udara ataupun makanan. Suatu senyawa karsinogen dapat merusak DNA dengan cara binding  secara kovalen. Ketika DNA suatu sel mengalami kerusakan dan status fisiologis seseorang tidak baik maka sel tersebut dapat berkembang menjadi Initiated cell. Initiated cell merupakan sel normal yang telah terkonjugasi oleh senyawa radikal sehingga sel tersebut mengalami mutasi.
Mutasi gen dapat menyebabkan beberapa hal yang mungkin terjadi pada suatu sel. Pertama, sel akan rusak dan tidak berfungsi, akan tetapi kedatangan senyawa promotor (misalnya cyclamate) dapat menyebabkan sel tersebut menjadi aktif kembali kemudian berproliferasi sehingga menghasilkan sel dengan gen yang salah. Kedua, sel akan mengalami apoptosis. Dan ketiga, sel tetap hidup dengan gen yang salah dan sangat aktif berproliferasi, sehingga akumulasi dari sel-sel dengan gen yang salah dapat menyebabkan terbentuknya kanker.
Secara spesifik, mutasi gen pada sel somatik baik yang disebabkan karena bahan kimia, radiasi, ataupun virus dapat menyebabkan proto-oncogene akan bermutasi membentuk oncogene. Gen hasil mutasi atau oncogene tersebut secara kontinyu dapat menstimulasi proliferasi sel. Selain itu, mutasi akibat karsinogen juga dapat menyebabkan perubahan pada gen yang mengatur apoptosis. Hal tersebut dapat menyebabkan survival sel meningkat sehingga sel akan sulit untuk mengalami apoptosis. Akibat lain yang ditimbulkan karena terjadinya mutasi gen pada sel somatic adalah inaktivasi dari tumor suppressor gene. Adanya inaktivasi dari gen untuk supresi tumor tersebut menyebabkan pertumbuhan tumor dan meningkatkan survival dari tumor tersebut. Akibat yang ditimbulkan dari mutasi tersebut dapat menyebabkan Clonal expansion. Akumulasi dari akibat-akibat yang ditimbulkan oleh mutasi sel somatic tersebut mengakibatkan terbentuknya malignant neoplasma atau kanker. Kanker merupakan tipe dari neoplasma atau tumor. Neoplasma merupakan kumpulan dari sel-sel  abnormal yang dibentuk oleh sel-sel yang tumbuh secara terus-menerus secara tidak terbatas, tidak berkoordinasi dengan jaringan sekitarnya dan tidak berguna bagi tubuh. Terdapat dua tipe dasar dari neoplasma, yaitu benign dan malignant. Secara umum, kanker merupakan sebutan dari malignant neoplasma.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar